Halaman

Rabu, 14 November 2012

SI KEPO

Kepo. Sebuah kata yang akhir-akhir ini pasti sering banget kalian dengar. Istilah tersebut ditujukan untuk seseorang yang mengucapkannya dengan niat bercanda, tanpa maksud menyinggung. Tapi, sebenernya sifat kepo ini bagus atau buruk, ya?

KEPO = PINGIN TAU AJA!
Sebelum bahas lebih jauh, kita kenalan dulu, yuk sama arti kata kepo ini. Dari berbagai macam sumber yang mengartikan kata kepo, ada dua yang paling pas. Yaitu, kepo berasal dari singkatan bahasa inggris Know Every Particular Object dan satu lagi berasal dari bahasa Hokkian, kay poh yang berarti suka bertanya.





Darimana  pun asal kata kepo ini, yang jelas maksudnya tetap sama, yakni sifat ingin tahu atau penasaran dengan segala macam hal yang ada di sekitarnya, termasuk masalah orang lain. Makanya ciri-ciri orang yang kepo adalah selalu  memperhatikan sekitar dengan seksama, suka nanya-nanya tentang berbagai hal (bahkan yang sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya) dan ingin nimbrung ke dalam kegiatan atau pembicaraan orang lain.

MUNCULNYA SIFAT KEPO
Menurut ahli psikologi, M. Farouk Radwan, MSc., rasa ingin tahu terhadap urusan orang lain ini muncul karena kebiasaan suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sifat kepo juga dipicu oleh beberapa keinginan, yaitu;
*
* Ingin terlibat. Saat semua orang heboh meributkan sesuatu, sedikit banyak ada keinginan di hati kita untukbergabung dalam keriuhan itu dan terlibat dalam hal yang terjadi di kelompok tersebut.
* Ingin diakui. Ketika melihat teman-teman asyik membicarakan sesuatu tanpa menyertakan diri kita, kita cenderung merasa di abaikan. Oleh karna itu, kita pun berusaha untuk bisa ikut dalam pembicaraan mereka. Supaya perasaan diakui sebagai teman pun muncul kembali.
* Ingin mendapat informasi. Karena ingin memiliki wawasan luas, penting untuk selalu update informmasi terbaru. Termasuk info tentang kehidupan disekitar kita. Maka ketika ada hal yang aneh sedikit saja, kita langsung sibuk bertanya kanan-kiri.
* Ingin akrab.  Terkadang, untuk bisa akrab dengan anggota komunitas/ lingkungan yang baru dimasuki, kita harus banyakbertanya. Pertanyaan ini mulai dari seputar komunitas hingga ke pribadi anggotanya. Tujuannya untuk bisa menemukan bahan obrolan.
Ingin berempati. Ketika melihat orang yang dikenal sedihatau senang, otomatis kita mencari tahu apa penyebabnya. Alasannya cukup simple, yaitu ingin memberi perhatian dan berbagi perasaan dengan orang tersebut.

Jika melihat pemicunya, sebenarnya sifat kepo itu nggak buruk, lho! Kecuali kalo kalian ngelewati batas-batas nya. Nah, tanda-tanda kepo melanggar batas adalah saat kita mulai memaksa orang lain untuk membuka rahasia pribadinya atau bahkan memaksakan diri untuk terlibat dalam, padahal diri kita tidak diharapkan. Sifat ini bisa menyusahkan diri, diantaranya kita bakalan dapat musuh, terjebak dalam masalah tersebut dan otomatis itu bakalan jadi masalah kita juga.

Nah, untuk menjaga sifat kepo ini, kita nggak boleh sampai kelewatan. Caranya, kita harus tahu kapan harus berhenti bertanya-tanya, cukup dengan menanyakan keadaannya untuk menanyakan perhatian kita. Lalu tunggu sampai si teman tersebut datang sendiri untuk minta bantuan atau curhat dengan kita.Setiap orang kan juga punya rahasia masing-masing.

source : Majalah Gadis, 102-103

1 komentar: